Saturday, 10 January 2009

Hawa dingin Kerinci Membawa Kepiluan

Hawa terasa dingin ketika travel yang aku tumpangi masuk ke Kerinci,aku begitu menggigil dan langsung mengambil jeket yang ada didalam tas.Tak terasa setelah 4 bulan berada di kota Bukittinggi aku kembali pulang ke kampung halaman di Semurup walaupun kepulangan aku buru-buru dan masih dalam suasana UAS.Kepulangan aku kali ini tak lain dikarenakn ingin menjenguk om aku yang sakit setelah aku mendapat telpon dari orang tua.

Hati aku tersentak terasa pilu ketika membaca sms yang dikirim ke hp,isi sms mengabarkan om aku telah pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya.Pupus sudah asaku untuk bertemu dengan om untuk terakhir kali,akupun tidak bisa menyaksika pemakaman beliau karena aku masih dalam perjlanan pulang.Aku baru sampai dirumah sekitar jam 19.00 setelah beristirahat sejenak aku langsung melayat kerumah om.Aku melihat begitu banyak orang yang bertakziah kerumah beliau untuk melakukan pengajian.

SelamaT jalan om,aku kan selalu ada untuk om dan aku akan selalu berdo'a untuk om agar semua amal ibadah om diterima oleh Allah S.W.T amin....

1 comments:

M. Alfianto Edrizal said...

saya turut berduka cita