Thursday, 18 June 2009

Peranan Ibu Dalam Perkembangan Emosi Anak

SEORANG ibu mempunyai begitu banyak peran ibu yang menyusui anaknya pada dasarnya melatih anak dalam proses sosialisasi. Anak akan mendapatkan apa yang dia inginkan yaitu kepuasan karena dia bias dibebaskan dari rasa lapar dan haus apabila dia menetek.Selain dalam proses sosialisasi, Ibu mempunyai peranan penting dalam perkembangan emosi dan rasa simpati dalam memupuk sense of belonging pada anaknya. Sense of belonging ini akan memperkuat perasan anak untuk hidup bermasyarakjat sehingga kelak anak tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang bersifat antisosial maupun bersikap sosial.

Didalam buku kesehatan mental dijelaskan, perkembangan emosi bagi anak merupakan dasar untuk mengembangkan kepribadiannya sebaik mungkin. Anak yang mengalami ganggun emosi atau mengalami emosi-emosi yang tidak menyenangkan akan berakibat tidak baik bagi perkembangan anak, diantaranya anak bisa bersiofat apatis, defresif, mudah cemas dan putus asa, agresif atau destruktif.

Untuk itu seorang ibu harus memperhatikan berbagai hal agar dia dapat mengasuh anaknya sebaik mungkin, yaitu: pertama pengertian dan kemapuan ibu mengasuh anaknya sesuai denga prinsip-prinsip kesehatan mental serta kesadaran yang tinggi dalam tanggung jawabnya. Kedua mampu mengatur waktunya untuk mengasuih anaknya dan ketenangan suasana rumah tangganya,dan yang ketiga keadan-keadaan diluur lingkungan keluarganya.

Oleh karena itu kesadaran terhadap peranan dan tanggung jawab ibu dalam mengembangkan mental anak sangat penting. (infojambi.com/EZA/Buku Kesehatan Mental)


0 comments: