Tuesday, 24 March 2009

Sakit Saat Berhubungan Intim? Itu Vaginamus

KERINCI-Tak selamanya berhubungan intim itu nikmat. Buktinya, wanita sering kali mengeluhkan rasa sakit saat melakukan senggama dengan pasangannya. Keluhan seperti ini bisa terjadi pada setiap wanita dewasa. Keluhan ini disebut dengan vaginamus. ”Dalam istilah kedokteran vaginamus merupakan kejang urat pada vagina. Ada kalanya fungsi vagina mengalami penegangan dan pengerasan dan ini akan menimbulkan rasa sakit,” ujar Nesti Anggi Yutria A.Ma,Keb, salah seorang bidan di Kabupaten Kerinci.

Nesti menjelaskan, vaginamus ada macam-macam. Di antaranya, vaginamus reflektif primer, vaginamus reflektif sekunder, vaginamus psikogen primer dan vaginamus psikogen sekunder.

Vaginamus Reflektif Primer, kata Nesti, umumnya terjadi pada saat melakukan hubungan senggama pertama kali. Sedangkan Vaginamus Reflektif Sekunder, disebabkan kelainan somatic atau gangguan organis. Pada keluhan ini, menurut dia, pada awalnya seorang wanita mampu melakukan senggama biasa.

Khusus Vaginamus Psikogen Primer, lanjut Nesti, terjadi pada peristiwa senggama pertama, umumnya bersumber pada sebab-sebab psikis seperti kecemasan dan ketakutan yang hebat atau bisa juga disebabkan rasa berdosa saat melakukan hubungan senggama.

”Sedangkan Vaginamus Psikogen Sekunder, pada awalnya seorang wanita mampu melakukan hubungan senggama, akan tetapi setelah beberapa waktu timbul gejala Vaginismre. Bisa saja disebabkan rasa penolakan secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan senggama,” bebernya.

Untuk mengatasi masalah ini, menurut Nesti, harus menggunakan Terapi penyembuhan. ”Terapi penyembuhannya dengan memberikan penerangan-penerangan dan penjelasan mengenai sebab-sebab terjadinya dan memberikan bimbingan psikoterapis. Wanita yang bersangkutan juga diminta untuk menghilangkan kekejangan,” ungkapnya.

Dijelaskan, sewaktu pria melakukan penetrasi dengan penisnya, pasien diminta latihan mengeluarkan udara dari perut lalu mempergunakan salep dan memasukkan kedua jari dengan salep tadi untuk melebarkan vagina, sampai pasien mencapai sakit dan yang terakhir belajar memperlebar vagina dengan menggunakan alat untuk memuaikan atau melebarkan. (infojambi.com/EZA)


0 comments: